Minggu, 09 Oktober 2016

Ganasnya Kanker Payudara




Kanker Payudara


Kanker dalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali.

Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma.Dan belum diketahui secara pasti penyebabnya.
Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu).

Menurut data dari organisasi kesehatan dunia (WHO) Kejadian kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012. Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, penderita kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut.

Apa saja jenis kanker payudara?

Kanker payudara umumnya terbagi dalam dua kategori, yaitu non-invasif dan invasif. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

Kanker payudara invasif

Bentuk paling umum dari kanker invasif adalah kanker payudara duktal invasif yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Kata invasif berarti kanker ini dapat menyebar diluar payudara. Sekitar 80 persen dari semua kasus kanker payudara invasif merupakan jenis semacam ini.
Adapun jenis kanker payudara invasif lain meliputi:
  1. Kanker payudara lobular invasif. Penyakit ini berkembang pada kelenjar penghasil susu yang disebut lobulus.
  2. Kanker payudara terinflamasi.
  3. Kanker pagat pada payudara.

Penyebaran kanker ini biasanya melalui kelenjar getah bening (kelenjar kecil yang menyaring bakteri dari tubuh) atau aliran darah.

Kanker payudara non-invasif

Bentuk kanker non-invasif biasanya ditemukan melalui mamografi karena jarang menimbulkan benjolan. Jenis ini juga sering disebut pra kenker. Tipe yang paling umum dari kanker ini adalah duktal karsinoma in situ. Kanker payudara ini bersifat jinak dan ditenukan dalam saluran payudara, serta belum menyebar.

Ada beberapa gejala kanker payudara yang dapat dilihat, berikut gejal-gejala yang dimaksud:

  1. Adanya luka di sekitar puting susu dan sekitarnya yang sukar sembuh.
  2. Perubahan bentuk dan ukuran payudara.
  3. Terdapat cairan (darah atau nanah berwarna kuning sampai kehijauan) yang keluar dari puting susu.
  4. Pada puting susu terasa seperti gatal, muncul ruam terasa terbakar, dan tertarik kedalam (retraksi).
  5. Adanya kerutan-kerutan (seperti kulit jeruk) pada kulit payudara.
  6. Pada stadium lanjut timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.
  7. Adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba.

Tanda-tanda gejala diatas perlu Anda waspadai dan usahakan untuk menanyakan pada dokter untuk memastikan kondisi yang Anda alami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar